
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Belajar Bahasa Indonesia tak selalu harus terpaku di dalam kelas. Murid kelas IX MTsN 1 Bungo membuktikan bahwa pembelajaran bisa berlangsung lebih menarik melalui praktik langsung. Kali ini, mereka mengasah keterampilan berkomunikasi melalui praktik wawancara pada materi Teks Prosedur, khususnya submateri prosedur wawancara.
Dalam kegiatan tersebut, para murid ditantang menyusun dan mengajukan 10 pertanyaan kepada guru yang bertindak sebagai narasumber. Menariknya, pertanyaan yang diajukan mengangkat berbagai hal yang sedang terjadi saat ini. Kesesuaian tema dengan kondisi terkini menjadi salah satu tolok ukur dalam penyusunan pertanyaan.

Kegiatan berlangsung di sela-sela waktu santai para guru. Dengan suasana yang lebih santai dan komunikatif, para murid berkesempatan mempraktikkan secara langsung cara membuka wawancara, menyampaikan pertanyaan, menggali informasi, hingga menutup sesi wawancara dengan baik.
Salah satu murid, Delvi Romadon, mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru dan menyenangkan.
“Awalnya sedikit gugup saat harus bertanya langsung kepada guru. Namun, melalui praktik ini kami belajar bagaimana menyampaikan pertanyaan dengan baik, percaya diri, dan berani berkomunikasi dengan narasumber,” ungkapnya.
Sementara itu, Ibu Yesi, salah satu guru yang menjadi narasumber, memberikan apresiasi terhadap kreativitas para murid dalam mengangkat tema-tema yang relevan dengan keadaan saat ini.

Menurutnya, praktik seperti ini sangat baik karena melatih keberanian murid untuk berbicara, menyampaikan pendapat, serta membangun komunikasi yang santun. Ia juga berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan kemampuan murid dalam menggali informasi secara langsung.
Pak Nanda, selaku guru Bahasa Indonesia, menyampaikan bahwa praktik wawancara ini merupakan bagian penting dari pembelajaran kontekstual. Murid tidak hanya mempelajari teori dan langkah-langkah wawancara, tetapi juga menerapkannya secara langsung.
Ia berharap melalui kegiatan ini, murid semakin terampil menyusun pertanyaan yang berbobot, berpikir kritis terhadap isu-isu terkini, serta memiliki rasa percaya diri ketika berhadapan dengan narasumber.
Melalui praktik sederhana namun penuh manfaat ini, MTsN 1 Bungo terus menghadirkan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan bermakna. Karena belajar bukan sekadar memahami materi, tetapi juga berani mencoba dan menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
43x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...