
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Semangat berinovasi dalam dunia pendidikan terus ditunjukkan oleh para guru mata pelajaran MTsN 1 Bungo. Pada Senin (26/10/2026), para guru mengikuti Workshop Augmented Reality (AR) yang diselenggarakan oleh MGMP MTs Provinsi Jambi bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom mulai pukul 13.30 WIB.
Mengusung tema “Dari Imajinasi Menjadi Visualisasi”, workshop ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di jenjang Madrasah Tsanawiyah.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh wawasan serta pengalaman praktik mengenai pemanfaatan teknologi Augmented Reality sebagai media pembelajaran yang interaktif, inovatif, kreatif, dan menarik. Teknologi AR memungkinkan objek digital ditampilkan seolah-olah hadir di lingkungan nyata, sehingga materi pelajaran dapat disajikan dengan cara yang lebih visual dan memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi peserta didik.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Tim Tenaga Kependidikan (Katim Tendik) Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Bapak Avrizal, S.E., M.E.; Ketua MGMP MTs Provinsi Jambi, Ibu Ibnatun Rif'ah, S.Si., M.Si.; serta narasumber, Bapak Robi'al, S.Pd., M.Pd. Workshop dibuka oleh moderator, Ibu Rina Kurniawati, M.Pd., yang memandu jalannya kegiatan hingga sesi pemaparan materi dan praktik pemanfaatan teknologi AR.

Keikutsertaan para guru MTsN 1 Bungo dalam workshop ini menjadi langkah positif untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan pendidik dalam menghadapi perkembangan teknologi. Guru tidak hanya dituntut menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu mampu memilih dan memanfaatkan media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik di era digital.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsN 1 Bungo, Ibu Padilah, S.Ag., menyampaikan tanggapannya mengenai kegiatan tersebut.
“Workshop ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi para guru untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif. Pemanfaatan teknologi seperti Augmented Reality dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran masing-masing,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., turut memberikan apresiasi atas partisipasi para guru dalam kegiatan pengembangan kompetensi tersebut. Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus disikapi secara bijak dan dijadikan peluang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah.

“Guru harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Teknologi Augmented Reality merupakan salah satu inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan bermakna. Namun, teknologi tetaplah alat bantu yang harus digunakan secara bijak, tepat sasaran, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Saya berharap para guru MTsN 1 Bungo dapat mengambil ilmu dari workshop ini dan mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar,” tuturnya.
Partisipasi dalam workshop ini diharapkan tidak berhenti pada penambahan wawasan semata, tetapi berlanjut pada penerapan nyata di ruang kelas. Dengan semangat belajar dan berinovasi, guru MTsN 1 Bungo diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar yang semakin relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui langkah ini, MTsN 1 Bungo terus berupaya membangun budaya belajar yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Sebab, ketika imajinasi bertemu teknologi dan kreativitas guru, pembelajaran bukan sekadar menyampaikan materi, melainkan menghadirkan pengalaman yang lebih hidup bagi peserta didik.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...