
Jambi (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. H. Mahbub Daryanto, M.Pd.I., menghadiri Deklarasi dan Pelantikan Pengurus Wihdah Al-Ma'had Al-Islamiyah (WMI) Provinsi Jambi masa khidmat 2026-2030 yang digelar di Pondok Pesantren Daaru At-Tauhid, Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin Tuan Guru Salahuddin Al-Falah Al-Qodiri tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Tuan Guru Abdul Aziz, perwakilan Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Polda Jambi, jajaran TNI-Polri, Direktur Utama Bank Jambi, perwakilan Bank Indonesia, Ketua ISMI, serta para pimpinan pondok pesantren dan ulama se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi atas terbentuknya WMI sebagai wadah pemersatu pondok pesantren di Provinsi Jambi. Menurutnya, kehadiran organisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antarulama sekaligus menyiapkan kader-kader penerus yang akan melanjutkan estafet dakwah di masa mendatang.
"Kita harus menyiapkan generasi ulama berikutnya. Para ulama sepuh telah banyak berjasa membangun umat, sehingga tugas kita hari ini adalah melahirkan kader-kader yang mampu melanjutkan perjuangan tersebut. Kementerian Agama akan terus mendukung melalui program beasiswa santri dan akses pendidikan tinggi bagi calon ulama," ujar Kakanwil.
Ia menjelaskan, Kementerian Agama Provinsi Jambi telah membuka berbagai peluang bagi santri untuk meningkatkan kapasitas keilmuan, di antaranya melalui beasiswa ke pesantren-pesantren salafiyah di Pulau Jawa serta pemanfaatan kuota khusus penerimaan mahasiswa di UIN Jambi dengan biaya pendidikan yang terjangkau.
Selain penguatan sumber daya manusia, Kakanwil juga mendorong pondok pesantren membangun kolaborasi dengan TNI dan Polri dalam pembinaan karakter, kedisiplinan, dan kemampuan fisik santri, terutama bagi mereka yang memiliki cita-cita menjadi anggota TNI, Polri maupun melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan.
"Pesantren tidak hanya mencetak ahli agama, tetapi juga harus mampu melahirkan generasi yang tangguh, disiplin, dan siap mengabdi di berbagai bidang. Karena itu, kolaborasi dengan TNI dan Polri perlu terus diperkuat," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengajak WMI menjadi motor penggerak kemandirian ekonomi pesantren. Menurutnya, pesantren memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian, perikanan, koperasi, hingga pengelolaan zakat secara profesional melalui pembentukan Lembaga Amil Zakat (LAZ).
Ia menilai, potensi zakat, infak, dan sedekah di Provinsi Jambi sangat besar apabila dikelola secara baik. Hal itu juga perlu diperkuat melalui gerakan wakaf uang dengan memanfaatkan Bank Jambi yang telah ditetapkan sebagai Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU).
"Sudah saatnya kita tidak hanya berbicara wakaf tanah, tetapi juga mengembangkan wakaf uang. Dana abadi yang terkumpul nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan santri, membangun pesantren, dan memperkuat ekonomi umat," ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Kakanwil mengingatkan seluruh pengelola rumah tahfiz dan pondok pesantren agar memastikan lembaganya memiliki izin operasional dari Kementerian Agama. Menurutnya, legalitas merupakan bentuk perlindungan terhadap santri sekaligus menjamin kualitas penyelenggaraan pendidikan keagamaan.
"Kami mengajak seluruh lembaga yang belum memiliki izin operasional agar segera mengurus legalitasnya. Kementerian Agama siap melakukan pembinaan sehingga seluruh pesantren dan rumah tahfiz dapat memberikan pelayanan pendidikan yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Melalui pelantikan Pengurus WMI Provinsi Jambi tersebut, Kakanwil berharap organisasi ini mampu menjadi wadah kolaborasi antara ulama, pemerintah, aparat keamanan, dunia perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, dan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi.(uLf)
Sumber : Humas Kanwil Jambi
Editor : Paspihani
Kontributor : Humas MTsN 1 Bungo
|
19x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...