
Jambi (Humas) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Dr. Mahbub Daryanto, melantik dan mengambil sumpah jabatan Nonmanajerial di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Jambi secara daring pada Kamis (08/10/2026).
Meski dilaksanakan secara virtual dari Jakarta akibat kendala penerbangan, prosesi pelantikan yang terpusat di Aula Kanwil Kemenag Provinsi Jambi tetap berlangsung khidmat dan lancar.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh seluruh pejabat Eselon III Kanwil Kemenag Provinsi Jambi serta Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Muaro Jambi. Bertindak sebagai saksi yakni Kepala Bagian Tata Usaha, H. Faizan, dan Kepala Bidang Urusan Agama Islam, H. Fatahuddin, dengan H. Lukman sebagai rohaniawan.
Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa hadir secara fisik di lokasi. Ia memberikan apresiasi dan selamat kepada para pejabat fungsional yang baru saja naik jenjang.
"Selamat kepada yang sudah naik jenjang. Mudah-mudahan ini menambah gairah kerja dan meningkatkan kinerja kita. Banyak hal terkait keagamaan yang masih membutuhkan penjelasan dan tempat bertanya dari masyarakat," ujar Mahbub.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran penyuluh agama di lapangan. Mahbub mengingatkan bahwa penyuluh kini memiliki peluang karier yang semakin terbuka, termasuk kesempatan untuk memimpin Kantor Urusan Agama (KUA) di tingkat kecamatan.
"Hari ini penyuluh pun boleh menjadi Kepala KUA. Ini tantangan tersendiri bagi kawan-kawan yang bekerja secara profesional untuk memimpin di tingkat kecamatan," tegasnya.
Menyesuaikan dengan arah kebijakan Kementerian Agama, Kakanwil mengimbau seluruh ASN yang dilantik untuk menghadirkan program kerja dengan tagline yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik dalam aspek budaya kerja maupun kehidupan keagamaan.
Selain itu, Mahbub menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor, khususnya dalam mendukung program pemberantasan buta aksara Al-Qur'an melalui metode 30 menit yang dikolaborasikan bersama Pemprov Jambi. Kolaborasi ini melibatkan penyuluh agama, penghulu, hingga guru PAI yang tergabung dalam organisasi profesi seperti Pokjaluh, IPARI, APRI, KKG, dan MGMP.
"Soal konten dan cara penyampaian, manfaatkan media sosial serta cara-cara baru yang menarik bagi masyarakat. Tunjukkan kinerja yang berdampak agar masyarakat terus mendukung pengembangan karier kita ke depan," pungkasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama untuk kelancaran tugas para pejabat yang dilantik dalam menjalankan amanah organisasi. (Nv)
Humas
|
12x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...