
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Kemampuan psikomotorik siswa menjadi salah satu aspek penting dalam dunia pendidikan, khususnya pada pembelajaran yang menekankan keterampilan dan praktik langsung. Di MTsN 1 Bungo, hal ini menjadi perhatian serius para pendidik, termasuk dalam mata pelajaran Seni Budaya yang menuntut keaktifan dan kreativitas peserta didik. (4/11)
Ibu Elfira Zuhria, S.Pd.I., selaku Guru Seni Budaya, menjelaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya diukur dari aspek pengetahuan (kognitif) dan sikap (afektif), tetapi juga dari sejauh mana siswa mampu menerapkan apa yang telah mereka pelajari secara nyata melalui keterampilan psikomotorik.

“Dalam pembelajaran Seni Budaya, kemampuan psikomotorik sangat berperan penting. Siswa tidak cukup hanya memahami teori tentang seni, tetapi juga harus mampu mempraktikkannya , seperti menggambar, seni rupa, bernyanyi, atau memainkan alat musik. Di sinilah kreativitas dan ketekunan mereka diuji,” ungkap Ibu Elfira.
Beliau menambahkan, melalui kegiatan praktik, siswa belajar untuk mengembangkan koordinasi, ketelitian, dan rasa percaya diri. Aktivitas seperti membuat karya seni atau menampilkan pertunjukan juga membantu mereka mengekspresikan ide dan perasaan secara positif.
“Kami di madrasah selalu berupaya menyeimbangkan antara teori dan praktik agar siswa tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga terampil dan kreatif,” lanjutnya.
Dengan penekanan pada kemampuan psikomotorik, MTsN 1 Bungo berkomitmen untuk mencetak peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dalam keterampilan dan berkarakter unggul.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
257x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...