
Suka Jaya ( MTsN 1 Bungo ) - Pemandangan bunga yang mekar dengan subur dan teratur menghiasi taman-taman MTsN 1 Bungo. Keindahan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil kerja keras dan ketelatenan para petugas taman yang rutin melakukan pemangkasan, atau yang dikenal dengan istilah deadheading. Praktik ini terbukti menjadi kunci utama untuk menjaga tanaman tetap cantik, sehat, dan rajin berbunga.
Para tenaga pendidikan terlihat sigap membuang kembang-kembang layu dari tanaman-tanaman hias. Mereka menggunakan gunting khusus yang bersih dan tajam, memastikan setiap potongan rapi dan tidak merusak batang tanaman. "Memangkas bunga yang sudah kering itu penting sekali. Kalau tidak dipangkas, energi tanaman akan habis untuk membuat biji, bukan untuk menumbuhkan bunga baru," jelas Bapak Candra, salah satu tenaga pendidikan di MTsN 1 Bungo.
Selain merangsang pembungaan, pemangkasan juga memiliki manfaat lain yang tidak kalah penting, menjaga kesehatan tanaman, meremajakan tanaman dan meningkatkan estetika sehingga menjaga bentuk tanaman agar terlihat rapi dan simetris, sehingga lebih indah dipandang.

"Jadi, jangan ragu untuk memangkas kembang yang sudah layu," saran Bapak Hendra. "Dengan teknik yang benar, taman di madrasah pun bisa secantik taman kota." Ia juga berpesan agar selalu menggunakan alat yang steril untuk mencegah penyebaran penyakit.
Para tenaga pendidikan MTsN 1 Bungo membuktikan bahwa dengan perhatian dan perawatan yang tepat, keindahan alam dapat terus dinikmati oleh seluruh warga madrasah. Sebuah langkah kecil berupa pemangkasan bunga ternyata mampu menciptakan dampak besar bagi keasrian lingkungan madrasah.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : Rd
Editor : Sa
|
526x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...