
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – Salah satu bentuk pengembangan diri bagi peserta didik di MTsN 1 Bungo adalah pencak silat. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu (Minggu pertama dan ketiga) setiap bulannya. pengembangan diri pencak silat banyak diminati oleh peserta didik MTsN 1 Bungo. (16/9)
Pencak silat seringkali dipandang hanya sebagai seni beladiri yang identik dengan gerakan kekerasan atau pertarungan. Sebagian besar orang mungkin melihat pencak silat sebagai sebuah olahrga yang berfokus pada teknik bertahan atau menyerang. Namun, jika kita menggali lebih dalam, pencak silat bukanlah semata-mata tentang kekerasan, melainkan sebuah wadah yang sarat akan nilai-nilai positif, potensi diri, dan pelestarian budaya bangsa Indonesia. Sebagai salah satu warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO, pencak silat memiliki makna yang jauh lebih mendalam, yang dapat menginspirasi setiap individu untuk menggali dan mengembangkan potensi terbaik mereka.

Tak terkecuali di MTsN 1 Bungo, pencak silat ini sendiri sudah ditetapkan sebagai bentuk pengembangan diri yang berlandaskan pada kurikulum. Kegiatan pengembangan diri ini diikuti oleh seluruh peserta didik Madtsanesa Bungo, yang dipandu dan dilatih oleh salah seorang guru PJOK MTsN 1 Bungo yang juga merupakan wasit silat berlisensi, Fitra Hayati, S.Pd.
Menurut Fitra, “Pencak silat, dalam prakteknya, bukan hanya melibatkan kekuatan fisik, tetapi juga keterampilan mental dan emosional. Setiap gerakan dalam pencak silat dirancang untuk mengembangkan keseimbangan, kelincahan, serta konsentrasi yang tinggi. Latihan rutin akan membantu seseorang untuk mengasah ketahanan mental, rasa percaya diri, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan dalam kehidupan.” Tuturnya.
Lebih lanjut, Fitra menambahkan, “Dalam pencak silat, seseorang dilatih untuk mengendalikan diri, menjaga fokus, dan berpikir cepat dalam berbagai situasi. Semua ini menjadi bagian dari pengembangan karakter bagi peserta didik, yang tidak hanya berguna dalam konteks bela diri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pencak silat juga mengajarkan tentang pentingnya disiplin dan kerja keras, karena untuk menguasai teknik-teknik dalam pencak silat, dibutuhkan waktu dan dedikasi yang tinggi. Semoga peserta didik kami mampu akan hal itu” harapnya.

Kepala MTsN 1 Bungo, Khairul Fahmi, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik dalam hal pengembangan diri. “ini adalah usaha mencari potensi dalam diri peserta didik. Melalui pencak silat, peserta didik dapat menyalurkan potensi terbaiknya, baik itu dalam hal fisik, mental, maupun emosional.” Tuturnya.
Lebih lanjut, Fahmi menuturkan, “bahwa pencak silat juga mendorong pengembangan keterampilan sosial, karena dalam latihan dan kompetisi, seorang pesilat harus belajar bekerja sama dan menghargai lawan. Ini membuat pencak silat menjadi lebih dari sekadar olahraga, tetapi juga sebuah sarana untuk membentuk pribadi yang lebih baik dan berdaya.” Pungkasnya.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : Rdk
Editor : Dc
|
915x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...