
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) ditunjukkan oleh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 1 Bungo melalui keikutsertaan dalam Diklat Nasional My ASN Edisi Oktober 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Strategi Optimalisasi SKP & e-Kinerja ASN: Dari RHK hingga Kinerja yang Berdampak” dan berlangsung pada 26–30 Oktober 2026 melalui aplikasi Zoom. (26/10)
Pertemuan pertama dilaksanakan pada Senin malam (26/10/2026), mulai pukul 19.30 WIB. Pelaksanaan diklat secara daring memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengikuti kegiatan pengembangan kompetensi tanpa mengesampingkan tugas dan tanggung jawab kedinasan.

Diklat nasional ini menjadi wadah bagi para ASN untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan pemanfaatan e-Kinerja. Materi yang diangkat menitikberatkan pada strategi penyusunan Rencana Hasil Kerja (RHK) yang tepat, penyelarasan target kinerja dengan tugas dan fungsi, serta upaya mewujudkan kinerja ASN yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan administrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat.
Keikutsertaan GTK MTsN 1 Bungo dalam kegiatan ini merupakan langkah positif untuk memperkuat pemahaman terhadap sistem pengelolaan kinerja ASN yang semakin menuntut ketepatan perencanaan, kejelasan target, serta evaluasi hasil kerja yang terukur. Melalui peningkatan kompetensi tersebut, para guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih terarah, efektif, dan bertanggung jawab.
Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., memberikan apresiasi atas partisipasi GTK dalam kegiatan pengembangan kompetensi ini. Menurutnya, pemahaman terhadap SKP dan e-Kinerja merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja ASN yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada hasil.
“Sebagai ASN Kementerian Agama, kita harus terus meningkatkan kompetensi dan memahami setiap kebijakan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas serta penilaian kinerja. SKP dan e-Kinerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen untuk memastikan bahwa setiap pekerjaan memiliki tujuan, target, dan hasil yang jelas. Saya berharap GTK MTsN 1 Bungo dapat mengikuti diklat ini dengan baik, memahami materi yang disampaikan, dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ungkapnya.

Beliau juga berharap ilmu yang diperoleh selama diklat dapat mendorong seluruh GTK untuk semakin bertanggung jawab dalam menyusun perencanaan kinerja, melaksanakan tugas, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan. Dengan demikian, kinerja setiap individu dapat selaras dengan visi dan tujuan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan.
Diklat Nasional My ASN Edisi Oktober 2026 yang berlangsung hingga 30 Oktober mendatang diharapkan menjadi momentum bagi GTK MTsN 1 Bungo untuk memperkuat pemahaman tentang pengelolaan kinerja sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sebagai pendidik dan tenaga kependidikan.
Bagi MTsN 1 Bungo, kinerja yang baik bukan hanya tentang menyelesaikan kewajiban, melainkan tentang menghadirkan hasil kerja yang nyata, terukur, dan berdampak bagi kemajuan madrasah.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
44x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...