
Kab. Malang (Kemenag) - Direktur Jenderal Pesantren Kementerian Agama, Basnang Said menegaskan bahwa pramuka santri punya peran strategis sebagai agen perubahan. Menurutnya para santri ini adalah duta antikekerasan dan peduli lingkungan.
Hal tersebut diungkapkan Basnang saat menjadi Inspektur Upacara Pembukaan Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026. Acara ini berlangsun di Pesantren An-Nur II Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, hingga 6 Oktober 2026.
"Anak-anak pramuka santri adalah duta-duta antikekerasan dan antiperundungan, sekaligus duta-duta generasi santri peduli lingkungan hidup," tegasnya di hadapan Ribuan Pramuka Santri, Kamis (1/9/2026).
Ia juga menilai pramuka santri adalah generasi yang tangguh. Mereka disiapkan untuk menjadi calon pemimpin bangsa yang bisa beradaptasi dengan perubahan zaman. "Pramuka santri bisa bertahan hidup dan survive dalam kondisi apa pun. Ini bekal penting untuk menghadapi tantangan zaman," ujarnya.
"Nilai-nilai Dasadarma Pramuka satu napas dengan nilai-nilai kepesantrenan. Keduanya sama-sama mengajarkan ketakwaan, cinta alam, kedisiplinan, dan tanggung jawab," lanjutnya.
Dirjen Pesantren mengapresiasi kesiapan tuan rumah. Ia menyebut Pesantren An-Nur II Bululawang sebagai contoh nyata pesantren yang hijau dan lestari. "Keteladanan Indonesia Asri ada di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Malang," katanya.
Basnang juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengedepankan akhlakul karimah selama perkemahan dan sesudahnya. "Kedepankan akhlakul karimah dan jadilah teladan. Jadilah teladan dalam pencegahan kekerasan, di pesantren, di lingkungan, dan di tengah masyarakat," pungkasnya.
Ketua Panitia PPSN VI Tahun 2026, Endi Suhendi, melaporkan bahwa perkemahan ini punya sejumlah tujuan. Dua di antaranya adalah membentuk karakter santri dalam semangat kebangsaan dan bernegara, serta menumbuhkan kesadaran ekologis santri dalam mewujudkan ekoteologi.
"PPSN bukan sekadar perkemahan. Di sini, santri ditempa untuk mencintai bangsa dan negaranya, sekaligus dibangun kesadarannya untuk menjaga alam sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai agama," ujar Endi.
Endi juga melaporkan bahwa jumlah peserta PPSN VI tahun ini mencapai 4.524 pramuka santri. Dan akan berlangsung mulai 30 September hingga 6 Oktober 2026. (Fadhli/HFA)
Editor: M Rusydi Sani
|
17x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...