
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Suasana khidmat terasa saat kontingen MTsN 1 Bungo mengikuti cabang Tilawah dalam ajang Kompetisi Olahraga dan Prestasi Seni (KOMPAS) 2026. Dengan penuh ketenangan dan penghayatan, Aidil dipercaya menjadi perwakilan madrasah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an di hadapan dewan juri. (23/9)
Dengan suara yang merdu dan irama tilawah yang menenangkan, Aidil membacakan ayat suci Al-Qur’an dengan penuh penghayatan. Setiap lantunan terdengar jelas dan teratur, menghadirkan suasana religius sekaligus menunjukkan kesungguhan peserta dalam menjaga keindahan bacaan Al-Qur’an.
Penampilan Aidil menjadi salah satu momen yang membanggakan bagi MTsN 1 Bungo. Ia berusaha menampilkan kemampuan terbaik yang telah dipersiapkan melalui latihan dan bimbingan. Dengan rasa percaya diri, Aidil menjalankan amanah untuk membawa nama baik madrasah dalam kompetisi tersebut.
Selama persiapan hingga pelaksanaan, Aidil mendapatkan pendampingan dari Ibu Hj. Deswanti, S.Ag. Kehadiran pendamping memberikan dukungan dan motivasi bagi Aidil untuk tampil lebih tenang serta percaya diri.
Tampil dengan Penuh Penghayatan
Dalam penampilannya, Aidil tidak hanya berusaha memperhatikan ketepatan bacaan, tetapi juga menghadirkan keindahan suara dan irama tilawah. Perpaduan antara tajwid, makhraj, lagu, dan penghayatan menjadi bagian penting dari penampilannya.
Kesempatan tampil dalam KOMPAS 2026 juga menjadi pengalaman berharga bagi Aidil untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an sekaligus membangun keberanian dan mental untuk tampil di hadapan publik.
Ibu Hj. Deswanti: Bangga dengan Perjuangan Aidil
Ibu Hj. Deswanti, S.Ag., selaku pendamping, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penampilan Aidil.
“Alhamdulillah, Aidil sudah memberikan kemampuan terbaiknya. Dari persiapan sampai tampil, kami selalu memberikan motivasi agar ia dapat tampil dengan tenang, percaya diri, dan tetap mengutamakan ketepatan bacaan serta penghayatan,” ujar Ibu Hj. Deswanti.
Menurutnya, mengikuti cabang Tilawah bukan semata-mata tentang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta didik untuk semakin mencintai Al-Qur’an.
“Harapan kami, pengalaman ini tidak hanya menjadi pengalaman dalam perlombaan, tetapi juga semakin menumbuhkan kecintaan Aidil dan peserta didik lainnya terhadap Al-Qur’an. Apapun hasil yang diperoleh, yang terpenting adalah sudah berusaha dan memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Penampilan Aidil Padilah menjadi bagian dari perjuangan seluruh kontingen MTsN 1 Bungo dalam KOMPAS 2026. Lantunan ayat suci yang ia persembahkan tidak hanya menjadi bagian dari sebuah perlombaan, tetapi juga menjadi ikhtiar untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an melalui generasi muda madrasah.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
11x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...