
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Setelah melaksanakan aksi Jum’at Bersih bersama seluruh murid, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan kebersihan dan keindahan ruang kelas di lingkungan MTsN 1 Bungo. Kepala madrasah bersama jajaran guru dan tenaga kependidikan berkeliling melihat secara langsung kondisi setiap kelas. (4/9)
Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan semangat menjaga kebersihan yang telah dibangun melalui aksi Jum’at Bersih tidak hanya terfokus pada halaman dan lingkungan madrasah, tetapi juga diterapkan di dalam ruang kelas. Kebersihan lantai, kerapian meja dan kursi, kebersihan papan tulis, penataan perlengkapan kelas, serta keindahan sudut-sudut ruangan menjadi bagian yang turut diperhatikan.

Para murid tampak berusaha memberikan yang terbaik dengan merapikan dan menata kembali ruang kelas masing-masing. Kehadiran wali kelas juga menjadi bagian penting dalam mengarahkan dan membimbing murid agar senantiasa memiliki rasa tanggung jawab terhadap kebersihan dan kenyamanan kelas.
Salah satu wali kelas, Ibu Evi Guswanti, S.Pd.I., menyampaikan bahwa kebersihan kelas merupakan tanggung jawab bersama antara wali kelas dan seluruh murid.
“Kami selalu mengingatkan anak-anak bahwa kelas adalah tempat mereka belajar setiap hari. Jadi, sudah sepatutnya mereka ikut menjaga kebersihan dan kerapian kelas. Kalau kelas bersih dan nyaman, tentu proses belajar juga menjadi lebih menyenangkan,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat baik untuk membentuk kebiasaan positif pada murid. Tidak hanya sekadar membersihkan ruangan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, gotong royong, kepedulian, dan tanggung jawab.

Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap antusiasme murid dan para wali kelas dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan madrasah.
“Kita ingin kebersihan ini menjadi budaya, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan Jum’at Bersih. Setiap warga madrasah harus memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan, termasuk ruang kelasnya masing-masing. Kelas yang bersih, rapi, dan indah tentu akan menciptakan suasana belajar yang nyaman,” jelasnya.
Beliau juga menekankan bahwa menciptakan madrasah yang ASRI membutuhkan keterlibatan seluruh warga madrasah. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara konsisten.
Pemantauan kelas setelah aksi Jum’at Bersih tersebut menjadi langkah nyata MTsN 1 Bungo dalam memperkuat budaya hidup bersih dan peduli lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman, diharapkan semangat belajar serta rasa memiliki terhadap madrasah semakin tumbuh dalam diri seluruh murid.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
93x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...