
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Persiapan menghadapi Kompetisi Olahraga dan Seni (KOMPAS) Madrasah 2026 tingkat Kabupaten terus dimatangkan oleh MTsN 1 Bungo. Salah satu tahapan penting yang saat ini tengah dilakukan adalah finalisasi seleksi murid yang akan dipercaya menjadi duta madrasah pada ajang olahraga dan seni tersebut. (29/8)
Proses seleksi dilakukan secara serius dengan mempertimbangkan kemampuan, potensi, kesiapan mental, serta konsistensi para murid di masing-masing bidang. Setiap guru yang dipercaya menangani cabang lomba turut mengomandoi dan memberikan pembinaan sesuai bidang masing-masing.

Pada bidang olahraga, MTsN 1 Bungo akan menurunkan perwakilan terbaiknya pada sejumlah cabang, di antaranya Voli, Futsal, Lari 100 Meter, Catur, dan Bulutangkis. Sementara pada bidang seni, para murid akan berkompetisi dalam cabang Tilawah Al-Qur'an, Tari Kreasi, dan Puisi.
Finalisasi seleksi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap cabang diisi oleh murid-murid yang benar-benar memiliki kemampuan dan kesiapan untuk tampil membawa nama baik madrasah.
Guru Seni Budaya MTsN 1 Bungo, Ibu Elfira Zuhria, S.Pd.I., memberikan apresiasi terhadap proses persiapan yang dilakukan. Menurutnya, bidang seni memiliki potensi besar untuk menjadi ruang bagi murid dalam mengekspresikan bakat sekaligus membangun kepercayaan diri.

“KOMPAS bukan hanya tentang menang dan kalah. Ini merupakan kesempatan bagi murid untuk menunjukkan bakat, kreativitas, dan keberanian mereka. Karena itu, proses seleksi harus dilakukan dengan baik agar mereka yang terpilih benar-benar siap memberikan penampilan terbaik,” ungkap Ibu Elfira.
Sementara itu, Ketua KOMPAS 2026 MTsN 1 Bungo, Ibu Fitra Hayati, S.Pd.I., mengatakan bahwa proses finalisasi dilakukan untuk mendapatkan komposisi peserta yang paling siap di setiap cabang.
“Kami berusaha mempersiapkan semuanya sebaik mungkin. Setiap cabang memiliki karakter dan tantangan yang berbeda, sehingga pembinaan juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Harapannya, murid yang terpilih nantinya mampu tampil maksimal dan membawa nama baik MTsN 1 Bungo,” tutur Ibu Fitra.
Hal senada disampaikan Pembina OSIM MTsN 1 Bungo, Bapak Muzanni, S.S.,Gr. Ia menilai bahwa keikutsertaan dalam KOMPAS merupakan momentum penting bagi murid untuk mengembangkan potensi di luar bidang akademik.
“Kita ingin memberikan ruang seluas-luasnya kepada murid untuk berkembang sesuai bakat dan minatnya. Ajang seperti KOMPAS menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk belajar disiplin, bekerja sama, berkompetisi secara sehat, dan memiliki mental juara,” ujarnya.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I. Menurutnya, madrasah akan terus mendorong setiap potensi yang dimiliki murid, baik di bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami memberikan dukungan penuh terhadap persiapan KOMPAS Madrasah 2026. Yang paling utama adalah bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman, pembinaan, dan kesempatan untuk mengembangkan potensi mereka. Namun tentu kita berharap, dengan persiapan yang matang dan kerja sama seluruh pembina, MTsN 1 Bungo dapat meraih hasil terbaik,” ungkap Kepala Madrasah.
Dengan finalisasi seleksi yang terus dimatangkan, MTsN 1 Bungo kini mulai menatap persaingan KOMPAS Madrasah 2026 dengan optimisme. Para calon peserta akan terus mendapatkan pembinaan dan latihan sesuai cabang masing-masing sebelum nantinya tampil sebagai duta olahraga dan seni MTsN 1 Bungo di tingkat Kabupaten.
Semangat, kerja keras, dan kekompakan menjadi modal utama. Dari madrasah, lahir talenta-talenta muda yang siap berkompetisi, berprestasi, dan mengharumkan nama MTsN 1 Bungo.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
57x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...