
Kemenag (Humas MTsN 1 Bungo) - Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti gerbang MTsN 1 Bungo pada Selasa pagi. Sejak pukul 06.30 hingga 07.00 WIB, guru piket yang dipimpin oleh Bunda Evi Guswanti, S.Pd.I., bersama rekan-rekan menyambut kedatangan para murid dengan senyum, salam, dan sikap santun. Kegiatan ini dilaksanakan sebelum dimulainya pengajian pagi sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan madrasah. (28/7)
Dengan penuh semangat, para guru berdiri di depan gerbang menyapa setiap murid yang datang. Sapaan hangat, senyum tulus, serta jabat tangan menjadi awal yang menyenangkan bagi para murid sebelum memulai aktivitas belajar. Melalui pembiasaan sederhana ini, madrasah berupaya menanamkan nilai-nilai karakter, rasa hormat, serta membangun hubungan yang harmonis antara guru dan murid.

Kegiatan penyambutan di gerbang menjadi salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai KBC yang mengedepankan budaya kasih sayang, penghormatan, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari di madrasah. Dengan suasana yang ramah dan penuh kekeluargaan, diharapkan setiap murid merasa nyaman, dihargai, dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran dengan semangat.
Salah satu guru piket, Ibu Ermiyati, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menyambut kedatangan murid, tetapi juga menjadi momentum membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik.
"Melalui salam santun di gerbang, kami ingin menghadirkan suasana madrasah yang ramah dan penuh kasih sayang. Senyum dan sapaan sederhana dapat memberikan energi positif bagi murid sebelum mereka memulai kegiatan belajar. Inilah salah satu wujud nyata penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di MTsN 1 Bungo," ujarnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., mengapresiasi konsistensi guru piket dalam melaksanakan pembiasaan tersebut. Menurutnya, budaya menyambut murid dengan salam santun merupakan langkah sederhana yang memiliki dampak besar terhadap pembentukan karakter peserta didik.

"Kurikulum Berbasis Cinta harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menyambut murid dengan senyum, salam, dan sikap santun merupakan bentuk keteladanan yang akan membangun budaya positif di madrasah. Kami berharap kebiasaan baik ini terus dipertahankan sehingga MTsN 1 Bungo menjadi madrasah yang nyaman, ramah, dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter mulia," ungkap beliau.
Melalui pembiasaan ini, MTsN 1 Bungo terus berkomitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang humanis, religius, dan berkarakter. Salam santun di gerbang bukan hanya menjadi rutinitas pagi, tetapi juga menjadi langkah awal menanamkan nilai-nilai cinta, kepedulian, dan penghormatan sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlakul karimah.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
60x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...