
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – Suasana istirahat di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bungo tampak berbeda dan lebih ceria dari biasanya. Para ibu guru terlihat berkumpul di ruang guru untuk menikmati hasil panen buah jambu bol dan nanas segar yang dipetik langsung dari kebun salah seorang tenaga pendidik.
Bukan sekadar makan buah biasa, para guru berinisiatif mengolah hasil panen tersebut menjadi rujak buah tradisional lengkap dengan sambal kacang pedas manis yang menggugah selera.
Momen Kebersamaan di Sela Kesibukan
Kegiatan yang berlangsung spontan ini menjadi sarana "healing" tipis-tipis bagi para guru di tengah padatnya jadwal mengajar dan administrasi madrasah. Hasil panen buah lokal seperti jambu bol yang merah merekah, pepaya dan nanas yang manis memberikan kesegaran alami tanpa bahan pengawet. Terlihat ada yang bertugas mengupas buah, mengulek sambal, hingga menata hidangan di atas meja menunjukkan rasa gotong royong. Sambil menikmati rujak, para guru saling bertukar cerita dan candaan, memperkuat ikatan kekeluargaan antar guru.
Salah seorang guru yang membawa hasil panen, Ibu Salbiyah, mengungkapkan rasa syukurnya bisa berbagi dengan rekan sejawat.
"Alhamdulillah, pohon di rumah sedang lebat buahnya. Daripada hanya dinikmati sendiri, lebih seru jika dibawa ke sekolah untuk dirujak bersama ibu-ibu guru lainnya. Rasanya jauh lebih nikmat kalau makan ramai-ramai seperti ini," ujarnya sambil tersenyum.
Dampak Positif
Kegiatan sederhana seperti ini diakui memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan kekompakan tim di lingkungan MTsN 1 Bungo. Dengan suasana hati yang senang setelah menyantap rujak segar dan bercengkerama, para guru kembali siap melanjutkan tugas mendidik siswa dengan energi yang lebih segar.
Momen manis (dan pedas) ini membuktikan bahwa kebahagiaan di sekolah tidak selalu datang dari acara besar, namun bisa tercipta dari sepiring rujak buah dan tawa bersama.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : Dc
Editor : Sa
|
21x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...