
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Meski rangkaian kegiatan ASAS 2025 telah resmi berakhir, komitmen MTsN 1 Bungo dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan tetap berjalan dengan konsisten. Halaman madrasah yang tertata, pekarangan yang bersih, serta area hijau yang terawat menjadi bukti bahwa budaya peduli lingkungan telah melekat kuat dalam keseharian warga madrasah. (9/12)
Salah satu staf Tata Usaha, Bapak Hendra Saputra, menyampaikan bahwa rutinitas menjaga kebersihan tidak boleh berhenti hanya karena kegiatan besar telah selesai.
“ASAS memang sudah usai, tetapi menjaga kebersihan adalah tanggung jawab kita setiap hari. Kami di bagian TU selalu memastikan lingkungan tetap rapi dan nyaman agar aktivitas belajar dan bekerja berjalan lancar,” ujarnya.

Senada dengan itu, salah seorang guru sekaligus Pembina OSIM, Bapak Muzanni, S.S., menegaskan bahwa kebersihan lingkungan adalah bagian penting dari pendidikan karakter.
“Kebersihan itu cerminan diri. Kami selalu mengajak siswa untuk tidak hanya menikmati lingkungan yang bersih, tetapi juga menjadi bagian dari yang menjaga. Setelah ASAS, kami kembali mengaktifkan gerakan kebersihan harian agar suasana madrasah tetap terpelihara,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., memberikan apresiasi atas kerja sama seluruh elemen madrasah dalam menjaga lingkungan.
“Saya bangga melihat konsistensi ini. ASAS mungkin sudah selesai, tetapi semangat kebersihan harus tetap hidup. Lingkungan yang bersih dan indah bukan hanya membuat madrasah tampak rapi, tetapi juga mendukung kenyamanan belajar serta memberikan energi positif bagi semua warga madrasah,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan staf, guru, dan peserta didik, MTsN 1 Bungo semakin menegaskan bahwa kebersihan bukan sekadar kegiatan insidental, melainkan budaya yang terus dijaga demi menciptakan madrasah yang sehat, teratur, dan berprestasi.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
35x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...