
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Rabu, 10 Desember 2025 menjadi hari yang istimewa dan harum di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bungo. Menyambut datangnya musim durian yang melimpah, para GTK di madrasah tersebut terlihat kompak bergotong royong mengolah kuliner tradisional khas yang kehadirannya selalu ditunggu: Ketan Santan Durian. (10/12)
Ketan Santan Durian, atau sering juga disebut Ketan Durian, adalah hidangan wajib yang menandai puncak musim panen "Si Raja Buah" di daerah Bungo dan sekitarnya. Makanan ini memadukan lembutnya ketan yang dikukus dengan sempurna, disiram kuah santan kental yang dimasak bersama daging durian matang yang manis dan legit.
Kegiatan memasak yang dipusatkan di area madrasah ini tidak hanya bertujuan menikmati hasil panen lokal, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan keakraban antar-guru. Sejak pagi, suasana riuh namun penuh canda tawa menghiasi proses pengolahan.
“Ini sudah menjadi tradisi kami setiap kali musim durian tiba,” ujar salah satu guru yang tampak sibuk mengaduk santan. “Kami ingin mengenalkan dan melestarikan makanan tradisional ini, sekaligus membuat suasana kerja jadi lebih santai dan akrab. Tidak ada yang bisa menolak aroma durian Bungo yang khas ini,” tambahnya sambil tersenyum.
Durian yang digunakan merupakan hasil panen terbaik dari kebun-kebun lokal di sekitar Bungo, menjamin rasa manis dan legit yang otentik. Para guru bahu membahu, mulai dari menyiapkan ketan, memeras santan, hingga meracik bumbu sederhana untuk kuah durian.
Kepala MTsN 1 Bungo menyambut baik inisiatif para guru ini. Menurutnya, kegiatan ini juga memberikan pelajaran non-akademik yang berharga bagi seluruh warga madrasah terlebih di saat masa class meeting ini, guru bebas berekspresi dan tentunya positif dan produktif.
Ibu Hj. Deswanti, S.Ag., sebagai salah satu guru yang ikut masak menyampaikan "Ketan Santan Durian ini bukan hanya makanan, tapi simbol kekayaan tradisi kita,” jelas beliau.
Puncak acara ditutup dengan makan bersama, di mana seluruh guru dan beberapa staf madrasah menikmati Ketan Santan Durian yang disajikan hangat. Rasa manis, gurih, dan legit dari perpaduan ketan, santan, dan durian benar-benar memanjakan lidah, sekaligus menjadi penutup yang manis untuk rutinitas mengajar di tengah pekan.
Dengan kegiatan ini, MTsN 1 Bungo membuktikan bahwa sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pusat pelestarian budaya dan tradisi lokal yang penuh kehangatan.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Anita
Editor : Shafwan
|
41x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...