
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta untuk seluruh Kepala MTsN se-Provinsi Jambi resmi memasuki hari terakhir dengan rangkaian kegiatan yang penuh makna. Pada momen penutup ini, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., bersama rombongan turut melakukan kunjungan silaturahmi dan studi lapangan ke Pondok Pesantren Nurul Arifin Jambi. (5/12)

Kunjungan tersebut bertujuan memperluas wawasan para peserta bimtek terkait implementasi nilai-nilai cinta, kasih sayang, dan karakter dalam lingkungan pendidikan berbasis pesantren. Rombongan disambut hangat oleh pengasuh dan jajaran pimpinan pesantren, yang kemudian memberikan pemaparan mengenai penguatan karakter santri serta penerapan kedisiplinan yang harmonis.
Menjelang penutupan kegiatan, Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Bapak Dr. H. Dedi Irama, S. Sos., M.A.B., secara resmi menutup seluruh rangkaian bimtek. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan salah satu pendekatan penting dalam menghadirkan pendidikan yang lebih humanis, berkarakter, dan berorientasi pada pembentukan akhlak mulia.

“Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya konsep, tetapi praktik nyata yang harus dihidupkan di madrasah. Guru dan kepala madrasah menjadi teladan dalam menciptakan suasana belajar yang penuh kasih, saling menghargai, dan membangun kedekatan yang positif dengan peserta didik,” ujar Dr. Dedi Irama.
Sementara itu, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanaan bimtek ini serta kesempatan untuk belajar langsung dari lembaga pesantren.
“Alhamdulillah, bimtek ini memberikan wawasan baru bagi kami para kepala madrasah. Kunjungan ke Ponpes Nurul Arifin hari ini semakin menguatkan pemahaman bahwa pendidikan berlandaskan cinta adalah kunci menciptakan generasi yang berakhlak dan berprestasi. Kami siap mengimplementasikannya di MTsN 1 Bungo,” ungkapnya.

Beliau juga menambahkan bahwa nilai cinta dalam pembelajaran tidak hanya sebatas konsep emosional, melainkan juga terkait dengan sikap empati, penghargaan terhadap peserta didik, serta pembinaan karakter yang berkesinambungan.
Dengan ditutupnya kegiatan bimtek ini, para peserta diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengembangkan kurikulum yang lebih humanis di madrasah masing-masing, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan Islam di Provinsi Jambi.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
140x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...