
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Upaya menciptakan lingkungan madrasah yang sehat dan bersih terus digalakkan oleh warga MTsN 1 Bungo. Salah satu langkah nyata adalah penggunaan fasilitas cuci tangan yang tersedia di berbagai titik madrasah oleh para guru, yang secara konsisten memberikan contoh langsung kepada peserta didik tentang pentingnya menjaga kebersihan diri. (26/11)
Para guru tampak memanfaatkan wastafel dan sabun cair yang disediakan madrasah, terutama sebelum memasuki ruang kelas atau setelah melakukan aktivitas di luar ruangan. Kebiasaan ini menjadi praktik sederhana namun berdampak besar dalam meningkatkan kesadaran sanitasi di kalangan siswa.

Langkah ini juga sejalan dengan penerapan Panca Cinta dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya cinta diri dan sesama. Dengan menjaga kebersihan diri, termasuk mencuci tangan dengan benar, para guru menanamkan nilai bahwa kesehatan pribadi turut berpengaruh pada kesehatan orang di sekitar.
Salah satu guru MTsN 1 Bungo, Pak Muzanni, S.S., memberikan tanggapan terkait kebiasaan positif ini.
“Guru harus menjadi role model. Ketika kita memberi contoh mencuci tangan dengan baik, siswa akan ikut meniru. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain. Kebiasaan sederhana seperti ini sangat penting untuk terus kita biasakan,” ujarnya.
Dengan keteladanan para guru, MTsN 1 Bungo berharap budaya hidup bersih dan sehat dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik. Penggunaan fasilitas madrasah secara optimal untuk kegiatan cuci tangan menjadi bukti bahwa pendidikan nilai dapat dimulai dari tindakan kecil yang dilakukan setiap hari.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
216x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...