
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Kelas 7A MTsN 1 Bungo menjalani penilaian mata pelajaran Seni Budaya dengan cara berbeda dan lebih menarik melalui metode oper soal berantai. Dalam kegiatan ini, setiap siswa menerima satu kartu soal, kemudian diberi waktu sekitar dua menit untuk menjawab. Setelah waktu habis, kartu tersebut dioper ke teman sebelahnya, dan proses terus berlanjut hingga semua siswa mengerjakan seluruh soal yang beredar. (21/11)
Metode ini tidak hanya mengasah pengetahuan, tetapi juga melatih fokus, ketepatan waktu, dan kemampuan berpikir cepat. Suasana kelas tampak hidup dan penuh antusiasme ketika setiap siswa berusaha menyelesaikan soal sebelum waktu berganti.
Guru Seni Budaya kelas 7, Ibu Devinal, S.Pd., menjelaskan bahwa metode ini sengaja dipilih untuk mengurangi kejenuhan siswa saat penilaian sekaligus meningkatkan keterlibatan mereka.
“Oper soal berantai membuat proses penilaian lebih dinamis. Anak-anak jadi lebih termotivasi karena metode ini menantang dan tidak monoton. Mereka belajar mengatur waktu, meningkatkan konsentrasi, dan tetap menjaga kualitas jawaban dalam waktu yang terbatas,” ujarnya.
Salah satu siswi kelas 7A, Alisa, ketika ditemui awak media sewaktu istirahat mengungkapkan pengalamannya yang menyenangkan selama mengikuti penilaian ini.
“Seru sekali, Pak. Rasanya seperti lomba kejar-kejaran waktu, tapi tetap bikin semangat. Jadi tidak tegang seperti ujian biasanya. Saya jadi lebih fokus karena harus cepat dan tepat,” ungkapnya dengan wajah antusias.
Dengan penerapan metode inovatif seperti ini, MTsN 1 Bungo terus menunjukkan komitmen menghadirkan pembelajaran dan penilaian yang kreatif, menyenangkan, serta mampu menggali potensi terbaik peserta didik. Metode oper soal berantai ini menjadi bukti bahwa penilaian pun dapat dibuat menarik tanpa mengurangi esensi akademik.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Devinal
Editor : Shafwan
|
400x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...