
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) - Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang berlangsung di Hotel Wiltop Bungo menghadirkan momen penting ketika Kepala Seksi Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo, Bapak Syopriadi, S.Ag., memberikan arahan bermakna kepada seluruh peserta. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan penuh motivasi, beliau mengingatkan pentingnya penerapan nilai cinta dalam dunia pendidikan madrasah. (1/11)
“Kurikulum Berbasis Cinta bukan hanya sebuah program, tetapi semangat yang harus dihidupkan oleh seluruh pendidik. Cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu, dan cinta kepada peserta didik menjadi dasar untuk menciptakan suasana belajar yang menumbuhkan karakter, bukan sekadar kecerdasan,” ujar Syopriadi dalam arahannya.

Beliau juga menegaskan bahwa madrasah harus menjadi teladan dalam membangun lingkungan yang penuh kasih, disiplin, dan saling menghargai. “Guru harus mampu menjadi inspirasi. Saat mengajar dengan cinta, maka akan lahir peserta didik yang berakhlak dan berjiwa lembut,” tambahnya.
Sementara itu, Waka Kurikulum MTsN 1 Bungo, Ibu Elfira Zuhria, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas pesan yang disampaikan oleh Kasi Madrasah. “Arahan Bapak Syopriadi sangat menguatkan kami sebagai pelaksana di lapangan. Nilai cinta ini menjadi ruh dalam setiap langkah pembelajaran di madrasah kami,” ungkapnya.
Di sisi lain, Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I., ketika ditemui oleh tim Humas menyampaikan tanggapannya. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk memperkokoh semangat para pendidik. Kami berkomitmen untuk menjadikan nilai-nilai cinta sebagai landasan utama dalam seluruh proses pendidikan di MTsN 1 Bungo,” ujarnya dengan penuh optimisme.
Kegiatan workshop yang diisi dengan berbagai sesi inspiratif ini menjadi ajang refleksi bagi para pendidik madrasah agar terus menanamkan nilai kasih, kepedulian, dan keteladanan dalam dunia pendidikan.
Sumber : Tim Humas
Penulis : Sa
|
165x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...