
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – Sosialisasi lanjutan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Ruang Serba Guna MTsN 1 Bungo pada Sabtu lalu menghadirkan penekanan penting dari Waka Kurikulum, Elfira Zuhria, S.Pd.I. Dalam pemaparannya, Elfira menegaskan pentingnya afiliasi aspek KBC ke dalam seluruh perangkat pembelajaran yang disusun oleh para pendidik madrasah. (18/10)
Menurutnya, nilai-nilai cinta yang menjadi inti KBC tidak hanya diterapkan dalam interaksi pembelajaran, tetapi juga perlu terintegrasi secara konseptual dalam RPP, modul ajar, dan asesmen peserta didik.
“Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar slogan. Ia harus melekat pada setiap rancangan pembelajaran agar peserta didik merasakan kehangatan, empati, dan nilai kemanusiaan dalam proses belajar,” tegas Elfira, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengembangan KBC MTsN 1 Bungo.

Kepala MTsN 1 Bungo, Khairul Fahmi, S.Pd.I., memberikan apresiasi atas gagasan tersebut. Ia menilai bahwa langkah Elfira menjadi arah yang jelas dalam menghidupkan semangat KBC di madrasah.
“Apa yang disampaikan Waka Kurikulum menjadi peta jalan bagi kita semua. Integrasi KBC dalam perangkat ajar akan memperkuat karakter dan spiritualitas peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu guru MTsN 1 Bungo, Asmara Diana, S.Pd.I., turut memberikan tanggapan positif terhadap penekanan tersebut.
“Pendekatan ini membantu guru memahami bahwa pembelajaran tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada nilai kasih dan kepedulian,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan MTsN 1 Bungo dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara utuh di lingkungan madrasah.
Sumber : Tim Humas’
Penulis : Sa
|
285x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...