
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – Kontingen Pramuka Penggalang dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Bungo (Madtsanesa) kembali mengukir cerita dalam ajang akbar Jambore Ranting (Jamran) tahun 2025. Dalam rangkaian kegiatan yang menguji keterampilan dan fisik, tim Madtsanesa tampil maksimal, terutama saat menghadapi salah satu rintangan paling menantang: Lomba Hiking Rintangan Dinding Potlot (14/10).
Lomba hiking ini tidak hanya menguji kecepatan, tetapi juga ketepatan navigasi, kerjasama tim, serta keberanian dalam menghadapi rintangan ekstrem. Puncak dari tantangan ini adalah Dinding Potlot, sebuah rintangan panjat dinding buatan yang didesain curam, memaksa setiap anggota tim untuk mengandalkan kekuatan fisik dan kepercayaan terhadap rekan satu tim.

Para penggalang Madtsanesa dari Gudep 0206.351 - 0206.352, berhasil menyelesaikan rintangan Dinding Potlot dengan solid dan waktu tempuh yang impresif. Dengan teriakan yel-yel penyemangat, mereka menunjukkan koordinasi yang matang, hasil dari latihan intensif yang telah disiapkan jauh hari.
Menurut salah satu Pembina Pendamping, kunci keberhasilan kontingen adalah semangat kekeluargaan dan fokus yang tinggi. "Anak-anak luar biasa. Dinding Potlot adalah ujian mental sekaligus fisik, dan mereka melewatinya dengan sangat baik, menunjukkan nilai-nilai Dasa Darma dalam praktik," ujarnya.
Meskipun hasil akhir perlombaan dan perolehan juara umum Jamran 2025 masih menunggu pengumuman resmi dari panitia, penampilan Kontingen Pramuka Madtsanesa telah membuktikan bahwa mereka adalah salah satu gugus depan terkuat dan paling siap di tingkat ranting.

Keikutsertaan dalam Jamran 2025, khususnya dalam menaklukkan rintangan Dinding Potlot, diharapkan mampu menjadi bekal pengalaman berharga bagi para penggalang untuk terus mengembangkan diri, meraih prestasi di masa depan, serta memperkuat karakter kepemimpinan mereka.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : Dc
Editor : Sa
|
406x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...