
Suka Jaya, (MTsN 1 Bungo) � Di tengah rutinitas padat mengajar, menyusun administrasi pembelajaran, dan tugas kedinasan lainnya, sejumlah guru di MTsN 1 Bungo menunjukkan semangat luar biasa dalam mengembangkan diri. Mereka secara intensif memanfaatkan platform Pelatihan dan Pembelajaran (Pintar) MOOC (Massive Open Online Course) Kementerian Agama (Kemenag) untuk mengikuti berbagai pelatihan online yang relevan.
Platform Pintar Kemenag menjadi salah satu instrumen utama bagi para pendidik untuk memenuhi kebutuhan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang telah ditetapkan. Bagi guru MTsN 1 Bungo, pelatihan daring ini menjadi solusi fleksibel karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja, memungkinkan mereka untuk belajar tanpa mengganggu jam pelajaran di madrasah.
"Kami menyadari bahwa peningkatan kualitas pembelajaran adalah hal yang mutlak. Meskipun kesibukan mengajar dan administrasi sering kali menyita waktu, pelatihan di Pintar Kemenag sangat membantu karena formatnya yang fleksibel. Kami bisa mengalokasikan waktu di malam hari atau sela-sela waktu luang di madrasah," ujar Bu Syam Anggraini, S.Pd. salah satu guru yang sedang menyelesaikan modul pelatihan.
Beberapa topik pelatihan yang diminati para guru MTsN 1 Bungo antara lain fokus pada Moderasi Beragama, Pemanfaatan Teknologi untuk Pembelajaran Aktif (Tools Online), hingga Penguasaan Kecerdasan Buatan (AI) untuk membuat bahan ajar inovatif. Keberagaman topik ini menunjukkan komitmen guru untuk tidak hanya memperbarui metodologi pengajaran, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan teknologi dalam kegiatan belajar-mengajar.
Kepala MTsN 1 Bungo, Bapak Khairul Fahmi, S.Pd.I menyampaikan, "Kami sangat mengapresiasi semangat para guru yang terus belajar. Pelatihan Pintar Kemenag ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kompetensi pendidik kita selalu terdepan. Sertifikat yang mereka peroleh juga menjadi bukti nyata pemenuhan target dalam Rencana Hasil Kerja (RHK) SKP."
Diharapkan, dengan bertambahnya wawasan dan keterampilan baru melalui platform Pintar Kemenag, para guru MTsN 1 Bungo dapat mengimplementasikan metode dan materi ajar yang lebih inovatif di kelas. Hal ini tentu akan berdampak positif pada kualitas pendidikan dan pencapaian prestasi peserta didik di madrasah.
Semangat belajar mandiri ini menegaskan bahwa kesibukan bukanlah penghalang, melainkan tantangan untuk terus berinovasi demi terwujudnya madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : dc
Editor : sa
|
83x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...