
Suka Jaya (03 Oktober 2025) - Insiden yang terjadi baru-baru ini di lapangan MTsN 1 Bungo telah menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya tanggung jawab bagi seluruh warga madrasah. Sebuah tendangan bola yang meleset mengenai kaca spion motor salah satu guru, Ibu Satri Hidayati, berakhir dengan penyelesaian yang menunjukkan kedewasaan dan integritas.
Kejadian bermula pada jam istirahat saat sejumlah siswa sedang bermain sepak bola di lapangan madrasah. Salah satu siswa, secara tidak sengaja menendang bola terlalu keras hingga melambung dan menghantam kaca spion motor Ibu Satri yang sedang terparkir di area parkir guru. Spion motor tersebut pun mengalami kerusakan yang cukup signifikan.
Alih-alih menyembunyikan diri atau takut, para siswa yang bermain bola segera menghampiri Ibu Satri untuk mengakui perbuatannya. Pengakuan yang jujur ini menjadi langkah awal yang sangat diapresiasi oleh pihak madrasah
.
"Saya langsung gemetar saat melihat spion Ibu pecah. Tapi saya tahu, saya harus bertanggung jawab. Saya dan teman-teman langsung menemui Ibu Satri," ujar salah satu siswa.
Ibu Satri, didampingi guru PJOK, Ibu Fitra, kemudian mengumpulkan siswa yang bermain sepak bola. Ini bukan untuk menghukum, melainkan untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan akuntabilitas.
Kepala Madrasah, Bapak Khairul Fahmi, menjelaskan bahwa insiden ini harus diselesaikan secara edukatif. "Kerusakan material bisa diperbaiki, tapi karakter siswa yang jujur dan berani bertanggung jawab itu yang utama. Ini adalah momen untuk mempraktikkan nilai-nilai moral yang kami ajarkan di madrasah," kata beliau.
Dalam kesepakatan tersebut, para siswa itu berjanji untuk mengganti seluruh biaya perbaikan spion motor Ibu Satri. Untuk mengajarkan nilai kerja keras, mereka berinisiatif untuk menyisihkan uang sakunya selama beberapa minggu untuk menanggung biaya perbaikan.
Ibu Satri sendiri mengaku terharu dengan sikap jujur dan tanggung jawab yang ditunjukkan siswanya. "Saya tidak menuntut hukuman berat. Niat baik mereka untuk mengakui dan mengganti rugi sudah lebih dari cukup. Ini menunjukkan bahwa mereka telah belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab," tutup Ibu Satri.
Insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh siswa MTsN 1 Bungo bahwa berani berbuat salah harus diikuti dengan berani bertanggung jawab, sebuah nilai fundamental dalam membentuk karakter yang berintegritas.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : DC
Editor : SA
|
77x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...