Selamat Datang di Website Resmi MTSN 1 Bungo # #PENGUMUMAN# READY FOR APRIL 2026, TKA DAN UJIAN MADRASAH! # Selamat Datang di Website Resmi MTsN 1 Bungo # ASSALAMUALAIKUM, HALO SAHABAT MADTSANESA BUNGO, KUNJUNGI TERUS WEBSITE KITA YA! # Kunjungi terus website kami MTsN 1 Bungo
Diposting Pada: Rabu, 24 September 2025

Pembelajaran SKI Lebih Menarik dengan Metode Wawancara Teman Sebaya

Pembelajaran SKI Lebih Menarik dengan Metode Wawancara Teman Sebaya

Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MTsN 1 Bungo hari ini tampak berbeda. Jika biasanya materi Kerajaan Islam di Jawa disampaikan melalui ceramah dan buku teks, kali ini guru mata pelajaran, Padilah, S.Ag., mengajak siswa untuk menerapkan metode wawancara teman sebaya. (24/9)

Metode ini mengharuskan siswa bekerja dalam kelompok, di mana setiap kelompok bertugas mewawancarai kelompok lain mengenai salah satu kerajaan Islam yang telah ditentukan. Misalnya, satu kelompok mendapatkan tugas untuk mendalami Kerajaan Demak, sementara kelompok lain fokus pada Kerajaan Pajang, Mataram, atau Cirebon.

"Tujuannya adalah agar siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga aktif mencari tahu, berdiskusi, dan memahami materi secara lebih mendalam," jelas Padilah. "Dengan wawancara ini, mereka harus menyusun pertanyaan, mendengarkan jawaban, dan menyimpulkan informasi yang mereka peroleh." Tambahnya.

Salah satu siswa, Annisa, mengaku sangat menikmati metode ini. "Rasanya seperti sedang menjadi reporter sungguhan," ujarnya sambil tersenyum. "Kami jadi lebih mudah mengingat nama-nama raja dan peristiwanya karena kami sendiri yang bertanya dan menjawab." Hal senada diungkapkan oleh Ikhsan. "Saya jadi tahu banyak hal tentang Kerajaan Mataram Islam dari wawancara dengan kelompok lain. Ini lebih seru daripada cuma baca buku."

Melalui metode ini, siswa ditantang untuk menjadi sumber informasi bagi teman-temannya. Mereka harus menguasai materi yang menjadi tugasnya agar dapat memberikan jawaban yang akurat saat diwawancarai. Sebaliknya, mereka juga harus kritis dalam menyusun pertanyaan untuk mendapatkan informasi yang lengkap dari kelompok lain.

Di akhir pembelajaran, setiap kelompok mempresentasikan hasil wawancaranya. Mereka tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga menceritakan pengalaman seru selama proses wawancara. Bu Padilah berharap, metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan untuk materi lainnya.

"Metode wawancara teman sebaya ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi, kemampuan komunikasi, dan pemahaman konsep siswa," pungkas Padilah. "Ini adalah langkah kecil untuk membuat sejarah menjadi pelajaran yang hidup dan menyenangkan."ujar beliau.

Sumber : Tim Humas
Penulis : Padilah
Editor : Devinal

 


429x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. Antusiasme Siswa Warnai Hari Pertama Classmeeting MTsN 1 Bungo 286x dibaca
  2. Keceriaan di Jam Istirahat Kantin Sehat MTsN 1 Bungo 862x dibaca
  3. Pembina OSIM Sampaikan Arahan kepada Peserta Didik Jelang Pelaksanaan ASAS Hari Kedua di MTsN 1 Bungo 43x dibaca
  4. Sinergi Operator EMIS GTK dan Majelis Guru MTsN 1 Bungo Perkuat Kelengkapan Administrasi Madrasah 147x dibaca
  5. Kepala MTsN 1 Bungo Ikuti Arahan Kepala BPS Bungo Terkait Sensus Ekonomi 2026 dan Literasi Statistik 107x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MTSN 1 Bungo

Mars Madrasah