
Suka Jaya (MTsN 1 Bungo) – MTsN 1 Bungo aktif melaksanakan pembiasaan pagi berupa pengajian, tahlil, tahsin, dan Do’a. tentunya saat kegiatan akan dimulai, para peserta didik harus dalam kondisi siap dan sehat dalam melaksnakan kegiatan 4 hari dalam seminggu ini. Seluruh peserta didik dari kelas 7 hingga kelas 9 ikut dalam kegiatan ini. (Selasa, 23/09/25)
Langit pagi begitu cerah melingkupi MTsN 1 Bungo hari ini. Kegiatan pembiasaan rutin pun digelar. Para guru piket (pendamping); Muzanni, SS., Ermiyati, S.Ag., dan Meli Andriyani, S.Pd.I., bertugas hari ini untuk mendampingi peserta didik. Terlihat sebelum pelaksaaan dimulai, guru piket memberikan instruksi agar para siswa tertib dari awal hingga akhir kegiatan.

Kedisiplinan adalah sikap dan perilaku taat serta patuh terhadap peraturan, ketentuan, norma, dan etika yang berlaku, yang dilakukan atas kesadaran diri tanpa paksaan dari luar. Kedisiplinan menciptakan keteraturan dan ketertiban, baik dalam lingkup individu maupun masyarakat, serta menjadi proses latihan batin untuk membentuk kebiasaan yang baik demi kemajuan dan keberhasilan peserta didik di madrasah.
Untuk mewujudkan suasana yang tertib dan kondusif, para guru piket senantiasa mengajak siswa untuk menjaga kedisiplinan. Ini adalah sikap terbuka agar peserta didik berperilaku disiplin, dimulai dari diri sendiri.

Meli Andriyani, S.Pd., selaku guru piket hari ini, menuturkan, “kedisiplinan adalah wujud jati diri peserta didik yang sebenarnya, karena dengan disiplin, peserta didik akan selalu mengingat bahwa setiap kegiatan khususnya yang ada di MTsN 1 Bungo harus selalu dilaksanakan” ungkapnya.
Kedisiplinan merupakan aspek penting bagi siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal. Disiplin yang tinggi menjadi salah satu faktor yang dapat membantu siswa meraih prestasi dalam belajar dan pembentukan karakter yang baik. Begitu pula sebaliknya, siswa yang memiliki disiplin diri yang rendah akan mencapai hasil belajar kurang optimal dan karakter yang kurang baik.
Kedisiplinan dalam proses pendidikan dan pembiasaan di madrasah memiliki manfaat sebagai berikut: disiplin akan menyadarkan setiap siswa tentang kedudukannya, baik di kelas maupun di luar kelas, dengan kata lain disiplin akan menimbulkan rasa hormat terhadap otoritas atau kewenangan; disiplin dapat dijadikan sebagai upaya untuk menanamkan kerja sama, baik antar sesama siswa di madrasah, siswa dengan guru, maupun siswa dengan lingkungannya; disiplin dapat dijadikan sebagai upaya untuk menanamkan dalam diri setiap siswa mengenai kebutuhan berorganisasi; dengan adanya sikap disiplin dalam proses pembelajaran, setiap siswa akan tahu dan memahami tentang hak dan kewajibannya, serta akan menghormati dan menghargai hak dan kewajiban orang lain; melalui disiplin siswa dipersiapkan untuk mampu menghadapi hal-hal yang kurang atau tidak menyenangkan dalam kehidupan pada umumnya dan dalam proses pembelajaran pada khususnya.

Kepala MTsN 1 Bungo, Khairul Fahmi, S.Pd.I., menjelaskan, bahwa kedisiplinan adalah bentuk jati diri siswa yang memahami akan pentingnya pencapaian. “ini tanggung jawab kita semua bukan hanya tanggung jawab tim ketertiban, waka kesiswaan, atau guru piket saja, tapi tanggung jawab kita semua elemen madrasah, dan semua itu kunci keberhasilan madrasah kita” pungkas beliau.
Di akhir kegiatan, Muzanni, SS., selaku guru piket memberikan arahan penutup dan refleksi selama kegiatan berlangsung, dan siswa pun mendengar dengan khidmat. “alhamdulillah kegiatan hari ini berjalan lancar dan seluruh siswa mengikuti dengan tertib.” Ucap Muzanni.
Sumber : Tim HUMAS
Penulis : Rd
Editor : Sa
|
685x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Bungo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...